PENGERTIAN METODE dan PENGEMBANGAN PEMANFAATAN TEKNOLGI IMFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN.

 

PENGERTIAN METODE

 

A.1 Pengertian Metode

Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah,maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.[1]

Pengetahuan tentang metode-metode mengajar sangat di perlukan oleh para pendidik, sebab berhasil atau tidaknya siswa belajar sangat bergantung pada tepat atau tidaknya metode mengajar yang digunakan oleh guru.

Metode belajar yang mampu membangkitkan motif, minat atau gairah belajar murid dan menjamin perkembangan kegiatan kepribadian murid adalah metode diskusi. Metode diskusi merupakan suatu cara mengajar yang bercirikan oleh suatu keterikatan pada suatu topik atau pokok pertanyaan atau problem. Di mana para anggota diskusi dengan jujur berusaha mencapai atau memperoleh suatu keputusan atau pendapat yang disepakati bersama.[2] Dalam metode diskusi guru dapat membimbing dan mendidik siswa untuk hidup dalam suasana yang penuh tanggung jawab, setiap orang yang berbicara atau mengemukakan pendapat harus berdasarkan prinsip-prinsip tertentu yang dapat dipetanggungjawabkan. Jadi bukan omong kosong, juga bukan untuk menghasut atau mengacau suasana. Menghormati pendapat orang lain, menerima pendapat yang benar dan menolak pendapat yang salah adalah ciri dari metode yang dapat dighunakan untuk mendidik siswa berjiwa demokrasi dan melatih kemampuan berbicara siswa. Agar suasana belajar siswa aktif dapat tercapai, maka diskusi dapat menggunakan variasi model-model pembelajaran menarik dan memotivasi siswa. Dari sekian banyak model pembelajaran yang ada, model pembelajaran jigsaw cocok untuk digunakan dalam metode diskusi. Model pembelajaran jigsaw membantu murid untuk mempelajari sesuatu dengan baik dan sekaligus siswa mampu menjadi nara sumber bagi satu sama yang lain.

 

 

 

PENGERTIAN DAN PENGEMBANGAN  PEMANFAATAN TEKNOLGI IMFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN.

 

Pengertian  Imformasi Dan Komunikasi.

Imformasi adalah fakta atau data yang akurat yang meupakan hasil dari froses pengolahan data. Komponen imformasi meliputi :

–          Absolute imfomasi.

–          Philosophic imfomasi

–          Subtitusionl impormasi

–          Subjectib imformasi

–          Cultur imfomasi

 

Teknolgi imformasi adalah serangkain tahapan penanganan imformasi yang meliputi penciptaan sumber-sumber imformasi, pemelihara saluran imformasi,seleksi dan tranmisi impormasi, penerimaan impormasi secara seklektif,penyimpanan dan penelusuan imomasi dan pengguaan impormasi.

Teknolgi imformasi menyakup system-sistem komunikasi seperti satlit ,siaran langsung,kabel,itraktif dua arah,penyiaran beratena rendah,kumputer,Televisi teramsuk vido disk dan raido tape caseet.

Komunikasi berasal dari bahasa latin yakitu: “comunicare” yang artinya yang memberi taukan atau milik bersama. Komunikasi merupakan suatu peruses pemindahan lambing-lambang yang mengandung makna .

Proses komunikasi di bedakan menjadi dua macam , yakitu:

–          Proses perimer.

–          Proses sekunder.

Revolusi perkembangan komunikasi meliputi dalam hal berbicara,ditemukanya tulisan,  penemuaan percetakan dan hubungan jarak jauh. Teknologi merupakan wujud hasil ciptaan manusia dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk berhubungan antara satu dengan yang lain dengan cepat , jelas dan menjangkau.

Karaktersistik komunikasi meliputi :

–          Jaringan pengolahan data yang memungkinkan orang berbelanja cukup dengan menekan tombol-tombol computer di rumah masing-masing.

–          baik impormasi dan sitem penelusuran yang memungkinkan  orang pemakainya menelusuri impormasi yang di temukan.

–          Sistem Faksimili yang memungkinkan pengiriman dukumen secara electeronik.

–          System teks yang menyediakan imformasi mengenai segala rupa kebutuhan.

–          Tersedianya keluesan dan kecepatan memilih diantara berbagai mitode ,dan alat untuk melayani kebutuhan manusia dalam komunikasi.

–          Kemungkinan mengombinasikan  Teknologi,mitode,dan system-system yang berbeda dan terpisah selama ini.

Perkembangan teknologi imformasi dan komunikasi .

Perkembangan TIK telah memberika pengaruh dunia pendidikan khusunya dalam dunia dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg ( 2001 ) dengan berkembangannya penggunaan TIK . ada 5 pergeseran dalam proses pembelajaran yakitu:

  1. Dari pelatih ke penampilan.
  2. Dari ruang kelas kemana dan kapan saja.
  3. Dari kertas ke on lien (saluran).
  4. Dari fasilitas fisik ke fasilitas kerja.
  5. Dari waktu siklus ke waktu yang nyata.

Komunikasi sebgai media pendidikan yang dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi sperti telpon,computer,internet,e-email dan sebgainya.guru dapat meberika layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa demikian pula sebaliknya melalui Cyber space atau ruang maya dengan menggunkan computer  atau niternet.suatu bentuk TIK adalah internet yang berkembang pesat di pengunjung abad 20 an dan di abang abad 21. Intrnet merupkan salah satu instrument dalam era globlalisasi yang telah menjadikan dunia ini menjadi trasnparan dan terhubung sangat mudah dan cepat tanpa mengenal batas-batas wilayah atau kembangsaan. TIK telah mengubah wajah pembelajaran yang berbeda dengan proses pembelajaran tradisional yang di tandai dengan intraksi tatap muka antara guru dengan siswa baik di kelas maupun di luar kelas.

Perkembangan computer dalam bidang  pendidikan sebenarnya merupakan mata rantai seejarah teknologi pembelajatran.sejarah teknologi pembelajaran inisendiri  merupakan kreasi berbgai ahli dalam bidang terkait yang pada dasarnya ingin berupaya dalam mewujudkan ide-ide praktis dalam merupakan perisip didektik, yakitu : pelajaran yang menekankanperbedaan individual baik dalam kemampuan maupun kecepatan.

Sesuiai dengan paparan di atas dapat diramalakan atau dapat disimpulkan dimana utuk masa yang akandatang isi tas anak sekolah berupa :

  1. Computer note book dengan akses internet tanpa kabel yang bermuatan materi-materi pembelajaran yang berupa bahan bacaan , materi untuk dilihat, di dengar dan dilengkapi dengan kamera digitalserta perekam suara.
  2. Jam tangan di lengkapi dengan data peribadi,uang elekteronik,kode skuriti,untuk masuk rumah kalkulator sbb.
  3. Vidphone bentuk saku dengan perankat lunak ,akses internet, permainan, music, dan TV.
  4. Alat-alat music .
  5. Alat-alat olahraga.
  6. Dan bingkisan untuk makan siang.

 

Pemanfaatan TIK Dalam Pendidikan.

 

Pemanfaatan TIK dalam dunia penddikan yaitu perkembangan TIK yang sangat pesat sejak lama telah diman faatkan di dalam dunia pendidikan seperti penemuan kertas , mesin cetak, radio, video tape recorde, flim, TV, overhed projector (OHP) dan computer baik dalam bentuk CAI CBI dan E – learning .

Pada hakekatnya alat-alat tersebut dibuat husus untuk keprluan pendidikan , akan tetapi alat-alat tersebut ternyata dapat dimanfaatkan bahkan dapat meningkatkan efektivitas, efisensi dan kualitas hasil belajar.

Hal yang paling mutahir adalah berkembang Cyber Taeching atau pengajaran maya yaitu : peruses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan Internet . istilah yang popular saat ini adalah E – earning yaitu suatu model pembelajaran yang menggunkan media Teknologi komunikasi dan imformasi khusunya internet.

Menurut Rosenberg E – earning merupakan satu penggunaan teknologi internet dalam penyampain pembelajaran dalam jangkauan luas berdasarkan tiga criteria, yaitu :

  1. E – earning merupakan jarring dengan kemampuan  untuk memperbaruhi , menyimpan mendisteribusikan , dan membagi materi ajar atu imformasi .
  2. Pengiriman sampai ke pengguna trakhir melalui computer dengan menggunakan teknologi internet yang standar.
  3. Mempokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik para digma pembelajaran tradisional.

Saat ini E- earning telah berklembang dalam berbagai model pembelajaran yang berbasis TIKseperti :

–          CBT ( kcomputer basis training )

–          CBI ( computer basis instruction )

–          CAI ( computer Asisten Interuction )

CBI adalah pembelajaran berbasis computer  yang dalam pemamfaatanya terdapat 4 model yaitu : derill and practice,tutorial dan games instruction.CBI bersipat individual learning dan master learning ( belajar tuntas ) CBI dilaksana pada laboratorium computer yang ada di sekolah.

CAI adalah berbagi jenis aplikasi computer dalam pendidikan umumnya dikenal sebagai pelajaran bantuan computer.

Untuk dapat memamfaatkan TIK dalam memperbaiki mutu pembelajaran,ada 3 hal yang harus diwujudkan yaitu :

  1. Siswa dan guru harus memiliki akses kepada teknologi digital dan internet dalam kelas,sekolah dan lembaga pendidikan.
  2. Harus tersedia materi yang berkualitas , bermakna dan dukungan cultural bagi siswa dan guru.
  3. Guru harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam mengguanakan alat-alat dan sumber digital untuk membatu siswa agar tercapai standar akademik.

Sejalan dengan perkembangan TIK ,maka telah terjadi pergeseran pandangan tentang pembelajaran baik di kelas maupun di luar kelas. Dalam pandangan tradisional pembelajaran di pandang sebgai:

  1. Sesuatu yang yang sulit dan berat
  2. Upaya mengisi kekurangan  siswa
  3. Suatu proses transfer dan penerimaan informasi
  4. Proses individual dan solider
  5. Kegiatan yang dilakukan  dengan menjabarkan materi pembelajaran kepada satu satuan kecil terisolasi
  6. Suatu proses linear

Pandangan pembelajaran sejalan dengan perkembangan TIK, yaitu sebagai berikut:

  1. Proses  alami
  2. Proses social
  3. Proses aktif pasif
  4. Proses linear dan tidak linear
  5. Proses yang berlangsung intergrative dan konteksual
  6. Aktivitas yang yang berbasis pda model kekutan,kecakapan,minat dan kultur siswa
  7. Aktivitas yang hanya dinilai berdasarkan pemenuhan tugas,perolehan hasil, dan pemecahan masalahnya baik individual maupun kelompok.

Hal itu telah mengubah peran guru  dan siswa dalam pembelajan,peran guru telah berubah dari:

  1. Dari sebagai penyampaian pengetahuan,menjadi fasilitator pembelajaran,pelatih                                 ,kolaborator,navigator pengetahuan dan mitra belajar.
  2. Dari mengendalikan mengarahkan semua aspek pembelajaran,menjadi lebih banyak memberikan alternative dan tanggung jawabkepada siswa dalam proses pembelajaran.

Peran siswa telah berubah yaitu dari:

  1. Penerima informasi yang pasif menjadi partisipan aktif dalam proses pembelajaran
  2. Dari mengungkapkan kembali pengetahuan menjadi menghasilkan dari berbagai pengetahuan
  3. Dari pembelajaran sebagai aktifitas individual atau solider menjadi pembelajaran berkolaborasi dengan siswa lain.

 

 


hidup itu penuh dengan tantangan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s